Sanksi Bunga Karena Terlambat Bayar Pajak



Sanksi atas telat bayar Pajak Yang Masih Harus Dibayar
Pembayaran atau penyetoran pajak, yang dilakukan setelah tanggal jatuh tempo pembayaran atau penyetoran pajak, dikenai sanksi administrasi berupa bunga sebesar 2% (dua persen) per bulan yang dihitung dari tanggal jatuh tempo pembayaran sampai dengan tanggal pembayaran, dan bagian dari bulan dihitung penuh 1 (satu) bulan. (Pasal 9 ayat (2a) UU Nomor 28 TAHUN 2007).


Contoh :
Angsuran masa Pajak Penghasilan Pasal 25 PT ABC tahun 2010 sejumlah Rp 10.000.000,- per bulan. Angsuran masa Mei tahun 2010 dibayar tanggal 18 Juni 2010 dan dilaporkan tanggal 19 Juni 2010.
Apabila pada tanggal 15 Juli 2010 diterbitkan Surat Tagihan Pajak (STP), sanksi bunga Pasal 9 ayat (2a) dalam Surat Tagihan Pajak dihitung 1 (satu) bulan sebagai berikut: 1 bulan x 2% x Rp 10.000.000,- = Rp 200.000,-
[box]Keterlambatan 1 bulan dihitung dari 15 Juni 2010 sampai dengan 18 Juni 2010 (1 hari dihitung 1 bulan).[/box]
Sanksi atas telat bayar SPT Tahunan PPh
Atas pembayaran atau penyetoran pajak yang dilakukan setelah tanggal jatuh tempo penyampaian SPT Tahunan, dikenai sanksi administrasi berupa bunga sebesar 2% (dua persen) per bulan yang dihitung mulai dari berakhirnya batas waktu penyampaian SPT Tahunan sampai dengan tanggal pembayaran, dan bagian dari bulan dihitung penuh 1 (satu) bulan. (Pasal 9 ayat (2b) UU Nomor 28 TAHUN 2007)

Contoh :
PT ABC menyetorkan PPh Pasal 29 Tahun Pajak 2009 tanggal 25 Juni 2010 Rp 10.000.000
Apabila pada tanggal 15 Juli 2010 diterbitkan Surat Tagihan Pajak, sanksi bunga Pasal 9 ayat (2a) dalam Surat Tagihan Pajak dihitung 2 (dua) bulan sebagai berikut : 2 bulan x 2% x Rp 10.000.000,- = Rp 400.000,-
[box]Keterlambatan 2 bulan dihitung dari 30 April 2010 sampai dengan 25 Juni 2010 (1 hari dihitung 1 bulan)

Materi Kuliah : Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan

2 comments:

  1. Bloger jg harus taat pajak juga gan ya ��

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya harus taat pajak, bayar dan lapor sesuai ketentuan...
      Biar pembangunan Indonesia jadi lebih baik

      Delete

Powered by Blogger.