Peduli Pajak

Materi kuliah pada pertemuan pertama saya mengambil tema "Peduli Pajak".

Pada materi ini saya ingin mahasiswa-mahasiswa yang merupakan bagian dari masa depan Indonesia bisa menjadi orang-orang yang lebih peduli dengan pajak. Mereka bisa paham arti pentingnya pajak untuk pembangunan bangsa Indonesia, dimana lebih dari 85% pendapatan negara Indonesia bersumber dari pajak. Berarti setiap pendapatan dari pemerintah, 85%-nya dari uang pajak. 

Generasi yang peduli dengan Indonesia berarti harus peduli juga dengan pajak. Permasalahan-permasalahan yang ada di Indonesia pada saat ini seperti : infrastruktur (jalan, jembatan, sekolah, rumah sakit, dan lainnya) yang kurang memadai, pengentasan kemiskinan, mengurangi pengangguran, menjaga keamanan dan lainnya, membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Darimana Indonesia akan membiayai segala keperluannya itu?
Ada tiga hal yang bisa dilakukan oleh pemerintah, yaitu :
1. Menjual Sumber Daya Alam 
2. Pinjaman Dalam Negeri dan Luar Negeri
3. Pajak
mari kita telaah satu persatu dari ketiga hal yang bisa dilakukan untuk membiayai kebutuhan pembangunan Indonesia.

Menjual Sumber Daya Alam.
Apa iya kita akan menjual Sumber Daya Alam kita terus? sudah begitu banyak SDA Indonesia yang dijual kepada pihak asing, seharusnya SDA itu bisa kita manfaatkan untuk memenuhi kebutuhan bangsa kita sendiri. Lagipula SDA itu jumlahnya terbatas, sampai kapan kita akan bisa menjual SDA.

Pinjaman Dalam Negeri dan Luar Negeri.
Sudah berapa utang Indonesia? masih mau ditambah lagi?
Sampai kapan kita akan bisa mandiri tanpa harus berutang?

Pajak
Pajak adalah kemungkinan terbesar yang bisa kita lakukan untuk memenuhi kebutuhan pembangunan. Dengan pajak kita bergotong royong untuk membangun negara Indonesia, sehingga bangsa Indonesia bisa membiayai pengeluaran rutin dan pembangunan sebagaimana tertuang dalam APBN. Uang pajak juga masih digunakan untuk memberikan subsidi pada sektor-sektor tertentu yang mempengaruhi hajat hidup orang banyak, seperti : bahan bakar minyak, listrik, pelayanan kesehatan, pupuk, beras, dan lainnya.

Pajak merupakan tulang punggung pembangunan negara, begitu banyak manfaat dari pajak yang dapat kita nikmati bersama. Jadi mau pilih negara kita tanpa pajak atau dengan pajak?

Sebagai warga negara yang baik, kita harus menjaga keseimbangan antara pelaksanaan kewajiban dan penuntutan hak kepada negara. 

Jangan jadi Free Rider! 
Kurangnya kesadaran dan kepedulian masyarakat akan pentingnya peranan pajak serta kecenderungan ketidakrelaan untuk membayar pajak ketika memperoleh penghasilan sering menimbulkan sikap penghindaran pajak. Ironisnya, masyarakat tersebut banyak menuntut pemerintah agar mampu menyediakan berbagai fasilitas. Sikap semacam ini sesungguhnya dapat dikatakan sebagai pendompleng (free rider) pembangunan.

Jadi mulai sekarang kita harus peduli terhadap pajak dengan menjaga infrastruktur serta fasilitas umum yang dibiayai dari pajak, and say NO to free rider.

#PajakKitaUntukKita

Materi Kuliah ada di link ini






2 comments:

Powered by Blogger.